Rapikan hal-hal yang paling sering ditunda. Sepuluh menit di HP, tanpa notaris, tanpa bahasa hukum. Hasilnya: satu dokumen yang bisa ditemukan keluargamu.
Prototipe. Kalau Nanti bukan kantor hukum dan tidak memberi nasihat hukum atau fatwa. Perhitungan faraid adalah perkiraan untuk membantu percakapan keluarga; keabsahan dokumen bergantung pada tanda tangan, dua saksi, dan hukum yang berlaku. Data di prototipe ini hanya tersimpan di perangkatmu.
Kami perlu tahu siapa saja yang akan mewarisi menurut faraid.
Perkiraan kasar sudah cukup. Yang penting keluargamu tahu harus mencari ke mana.
Utang dilunasi dulu, baru wasiat, baru pembagian waris.
Perkiraan menurut faraid untuk keluarga yang kamu sebutkan — sebelum wasiat. Bukan fatwa; untuk kasus khusus tanyakan ulama atau Pengadilan Agama.
Di luar faraid, kamu boleh mewasiatkan sampai sepertiga harta bersih — untuk orang yang bukan ahli waris, wakaf, atau kebaikan yang kamu pilih.
Wasiat kepada ahli waris memerlukan persetujuan ahli waris lain. Kami akan menandainya di dokumen.
Kalau belum punya anak, bagian ini boleh dilewati.
Tidak ada yang wajib. Tulis seperlunya.
Wasiat tertulis sah bila ditandatangani di depan dua saksi dewasa. Pemegang kunci adalah orang yang akan menerima akses dokumen ini nanti.
Di versi penuh: saksi memverifikasi lewat tautan, dan dokumen hanya dibuka setelah ada bukti kematian yang sah.
Cetak, tanda tangani di depan dua saksimu, simpan aslinya. Kamu bisa kembali dan mengubahnya kapan saja.